Skip to main content
Membersihkan-dinding-sebelum-di-cat-ulang

Cara Mengatasi Dinding Retak, Kusam dan Pudar

Family is everything

Interior-DIY.com – Dinding merupakan salah satu keutamaan dalam sebuah bangunan atau rumah, tentunya hal ini menjadikan sebuah rumah atau bangunan akan terlihat baik jika dinding nya juga baik. Nah, akan tetapi di dinding itu sendiri kadang banyak masalah yang akan muncul jika kita tidak rawat dan jaga dengan baik, baik itu dinding retak, lembab, cat pudar dan bahkan berjamur. Selain akan mengundang penyakit jika dibiarkan juga akan menggangu pemandangan dan kenyamaan kita dan orang lain yang berada di rumah. Lalu bagaimana solusi untuk mengatasi hal ini?

Jangan kuatir DIYers, kita akan bagikan tips untuk cara mengatasi dinding yang tidak bersahabat tersebut. Cek cara dan tipsnya berikut ini :

Mengatasi Dinding Retak

interior-diy - Dinding retak

Dinding yang sudah terlanjur retak memang agak sulit untuk diatasi dengan cara biasa, apalagi jika dinding tersebut sudah retak dengan retakan yang berbeda tingginya jadi membuat dinding tidak rata dan sangat tidak enak dipandang mata.

Seperti yang telah banyak kita jumpai biasanya pola retak tidak beraturan dan celahnya berukuran kecil.

Penyebab :

  1. Unsur-unsur pembentuk bahan plesteran tidak homogen, seperti pasir yang tidak bersih dan masih mengandung tanah.
  2. Pengacian belum waktunya dilakukan pada plesteran. Pengacian baru bisa dilakukan minimal 2 minggu setelah proses plesteran.

Solusi :

  1. Celah retak rambut diperbesar dengan menggunakan kape.
  2. Lalu tutup retak rambut yang telah diperbesar tadi dengan plamur tembok.
  3. Setelah plamur tembok mengering, ampelas permukaannya. Selanjutnya lakukan pengecatan.

Pola retak pada dinding membentuk bidang diagonal dan biasanya berukuran besar. Ada juga yang pola retaknya vertikal dengan celah dibagian di bagian bawah berukuran besar.

Penyebab :

  1. Pada pola retak yang diagonal, dinding mengalami gaya geser yang biasanya diakibatkan oleh gempa atau salah satu titik pondasi mengalami penurunan.
  2. Sedangkan pada pola retak vertikal, biasanya balok sloof tempat bertumpunya dinding mengalami patah.

Solusi :

  1. Lantai digali untuk melihat tingkat kerusakan pada balok sloof.
  2. Membuat balok perkuatan pada sloof yang mengalami patahan.
  3. Setelah perbaikan pada sloof, menambal retakan yang ada dengan menambah bonding agent.
  4. Plamur dan selanjutnya cat ulang dinding yang sudah ditambal.

[…Halaman 2]

Official Store

Comments

comments